Oknum Petugas PPKM Kembali Tunjukan Sikap Arogan, Bumil 9 Bulan Jadi Sasaran Bogem Mentahnya -->

Advertisement

Oknum Petugas PPKM Kembali Tunjukan Sikap Arogan, Bumil 9 Bulan Jadi Sasaran Bogem Mentahnya

July 15, 2021

Kejadian Saat Satpol PP Menghadiahi Bogem Mentah Ke BUMIL 9 Bulan - Foto : cctv


Guru Berbagi - Seakan Nggak ada habisnya. Kelakuan oknum petugas PPKM Yang semakin hari semakin banyak yang kehilangan kendali.


Setelah cekcok oknum polisi dan paspampres. Kini terjadi lagi, petugas PPKM dari Satpol PP Menunjukan Sikap Yang Tidak seharusnya di lakukan.


Baru Baru ini, Viral di media sosial pasangan suami istri di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diduga dipukul oleh oknum Satpol PP saat razia PPKM. Pasutri tersebut kini melapor ke polisi.


Dalam video yang viral, pria yang belakangan diketahui bernama Ivan tersebut pada awalnya cekcok dengan oknum Satpol PP. 


Cekcok itu kemudian berujung terhadap aksi pemukulan oknum Satpol PP kepada Ivan bahkan Istri Ivan yang tengah hamil 9 bulan juga ikut mendapat pukulan.


"Pipi kanan ku kena pukul, istriku juga kena," kata Ivan.


Insiden pemukulan yang viral dalam video terjadi di warkop sekaligus rumahnya di Panciro, Gowa, pada Rabu malam sekitar pukul 20.40 wita. 


Dia mengaku warkop miliknya sebenarnya sudah beberapa hari ini tutup lebih awal akibat pemberlakuan PPKM.


Ivan pun mengaku tidak mengerti sebab tiba-tiba sejumlah orang memasuki warkopnya. Padahal, kata dia, pintu hanya dibuka sedikit dan lampu telah mati.


"Sudah itu, ada salah satu (petugas) PPKM wanita menegur istriku karena pakaiannya seksi, apa hubungannya PPKM dengan pakaian seksi? Itukan warkop sekaligus rumah wajar kan pakaian tidur, jadi istriku marah," Ucapnya. 


Ivan mengaku petugas PPKM itu ternyata memprotesnya karena musik di tempatnya masih bunyi. Ivan pun mengaku langsung memberi penjelasan mengapa hal tersebut terjadi.


Namun karena penjelasan Ivan bahwa dia sedang live endorse produk, cekcok tak berlanjut. Sang petugas PPKM wanita disebut Ivan meminta maaf dan keluar.


Oknum Satpol PP itu disebut marah-marah sehingga istri Ivan kembali menantang sebab tak merasa melakukan kesalahan. Ivan juga mengaku menenangkan oknum Satpol PP dimaksud namun dirinya justru dianiaya.


"Istriku bilang saya ikuti aturan pemerintah sama sekali tidak ada saya langgar, saya bilang jangan begitu Pak istriku sedang hamil, jadi dia langsung balik tampar saya," katanya.


Akibat tamparan itu, istri Ivan disebut naik pitam mencoba menyerang oknum Satpol PP tersebut. Namun sang istri sendiri berakhir menjadi sasaran penganiayaan.


Ivan sendiri langsung melaporkan kejadian penganiayaan itu kepada polisi. (GuruBerbagi).