Patut di Contoh, Pembelajaran Jarak Jauh Menggunakan HT Minimalisir Anggaran. -->

Advertisement

Patut di Contoh, Pembelajaran Jarak Jauh Menggunakan HT Minimalisir Anggaran.

August 11, 2020

Kondisi Pembelajaran Menggunakan HT (surajogja.id)


guru-berbagi.site - Keterbatasan orang tua dan siswa yang memiliki gawai maupun minimnya jaringan internet yang memadai masih sering ditemui dalam proses belajar dari rumah di masa pandemi Covid-19.

Persoalan lainnya seperti ketidakmampuan orang tua membeli paket data internet untuk anaknya belajar dari jarak jauh secara daring masih banyak ditemui.

Sebuah kondisi serba keterbatasan itu membuat pihak sekolah dan wali murid melakukan berbagai upaya dan usha agar siswa tetap bisa mengikuti pembelajaran jarak jauh.

Yang mana pembelajaran jarak jauh biasanya dilakukan pihak sekolah menggunakan aplikasi chat WhatsApp, aplikasi zoom meeting, classroom dan aplikasi lainnya.

IKUTI KAMI DI FACEBOOK :

Sekolah Dasar 02 Kanoman, Kapanewon Panjatan, Kulon Progo, DI Yogyakarta memiliki cara yang berbeda, Sekolah tersebut melakukan pembelajaran jarak jauh menggunakan perangkat radio panggil atau Handy Talky (HT).

Kepala Sekolah SD Negeri 02 Kanoman, R. Ahmad Isnanto Nugroho mengatakan ide itu muncul setelah ada salah satu wali siswa yang berkonsultasi dengan pihak sekolah terkait dengan banyaknya kendala yang muncul saat pembelajaran jarak jauh.

Menyikapi hal tersebut salah satu wali siswa yang juga merupakan anggota Radio Antar-Penduduk Indonesia (RAPI) akhirnya mengusulkan pembelajaran melalui HT.

"Penggunaan HT ini menjadi pilihan untuk menyiasati keterbatasan jarak antara sekolah dengan muridnya," kata Ahmad dikutip guru-berbagi.site, Selasa (11/8/2020).

Ahmad Isnanto menuturkan, saat ini pembelajaran menggunakan HT baru diterapkan kepada siswa kelas III. Sebab Jumlah peralatan HT yang dipinjamkan kepada siswa terbatas.

Bukan tak ada kendala, pembelajaran melalui HT ini memiliki kendala yakni suara yang kadang tidak begitu terdengar jelas atau putus-putus lantaran jarak antara siswa dan sekolah cukup jauh. Namun, pihak sekolah sekolah akan mengevaluasi untuk mempermudah kelangsungan kegiatan belajar mengajar bagi siswa.

Meskipun cara ini belum maksimal, penggunaan HT cukup efektif sebagai salah satu solusi masalah keterbatasan akses belajar mengajar jarak jauh. Komunikasi antara guru dengan siswa cukup efektif dibanding aplikasi lainnya.

"Penggunaan HT untuk belajar ini belum lama diterapkan, baru sekitar minggu lalu. Namun respon orang tua siswa dan guru menyambut dengan baik," tuturnya.

Seorang warga yang juga Orang tua siswa Murniyati mengatakan, penggunaan HT bisa meminimalkan pengeluaran yang selama ini digunakan untuk keperluan pembelian paket data internet untuk anaknya. Selain itu juga komunikasi yang terjalin antara siswa dan gurunya pun menjadi lebih mudah ketimbang hanya melalui video dan pesan singkat.

"Berat juga kalau selama ini harus beli paket internet, apalagi saat kondisi pandemi Covid-19 seperti ini. HT ini menjadi solusi yang cukup terasa dampaknya," ujarnya.

Murniyati mengungkapkan, Pembelajaran penggunaan HT juga membuat anaknya bisa lebih cepat memahami pelajaran yang disampaikan oleh guru. Dilain itu orang tua juga dapat berperan untuk menemani langsung anaknya saat proses belajar mengajar berlangsung.

"Lewat pakai HT, Bapak/Ibu guru jadi nggak bingung kalau ngasih pelajarannya karena langsung ngobrol sama anaknya dan kita dampingi. Ditambah juga irit karena tidak pakai pulsa," terangnya. Dia berharap HT bisa terus digunakan selama masa pembelajaran jarak jauh.

Pengurus Biro 3 RAPI DIY, Frangky Wahyu mengatakan bahwa pemakaian HT sebagai sarana belajar jarak jauh yang diterapkan di SD 02 Kanoman itu merupakan percontohan. Program belajar dengan HT itu baru pertama kali diuji coba di wilayah Yogyakarta.

"Sejauh ini kami melihat hasilnya cukup efektif dalam membantu proses belajar jarak jauh bagi siswa dan orang tuanya. Jika memang hasil positif ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin kita akan adopsi untuk wilayah lain di DIY atau bahkan daerah lain," kata Frangky.

Menurut Frengky, penggunaan HT untuk pembelajaran jarak jauh tersebut sebagai bentuk kepedulian anggota relawan RAPI untuk membantu program pemerintah di masa pandemi Covid-19.

Hal ini bisa menjadi salah satu solusi guna menekan pengeluaran orang tua untuk beli paket data internet dan mengantisipasi persoalan lainnya saat pembelajaran jarak jauh.

"Penggunaan radio ini bisa menimilasir pengeluaran orang tua dalam menyediakan paket internet bahkan dapat dibilang zero cost," pungkasnya.

Demikian Yang dapat di sampaikan terkait Berita dan Informasi. Kami Akan senantiasa Menyampaikan Berita dan Informasi Terupdate dari berbagai sumber terpercaya. Terima kasih atas Kunjungannya dan Semoga Memberikan Informasi yang bermanfaat.




Penulis dan Editor  : Prastawan
Sumber                   : Suara.com , Suarjugja.id