Babak Baru Kasus Perusakan Sekolah Oleh Oknum Lurah Hanya Karena Gagal Masukan Siswa Titipan -->

Advertisement

Babak Baru Kasus Perusakan Sekolah Oleh Oknum Lurah Hanya Karena Gagal Masukan Siswa Titipan

August 20, 2020

Mediasi Lurah Saidun (Okzone/Hambali)

guru-berbagi.site - Kasus perusakan oleh Lurah Benda Baru, Saidun, yang gagal memasukan siswa titipan ke SMAN 3 Kota Tangerang Selatan(Tangsel), Pamulang, memasuki babak baru. Petugas Polsek Pamulang menaikkan status Saidun dari saksi menjadi tersangka.

Meski demikian, penetapan itu tidak dibarengi dengan pemanggilan dan tindakan penahanan terhadap Lurah Saidun yang masih aktif bertugas.

Kapolsek Pamulang Kompol Supiyanto mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan saksi-saksi dan barang bukti, polisi langsung melakukan gelar perkara.

"Dari hasil gelar perkara tersebut, telah ditemukan dua alat bukti. Jadi status terlapor kita tingkatkan menjadi tersangka," kata Supiyanto, di Polsek Pamulang, Tangsel, Rabu (19/8/2020) Kemarin.

Adapun barang bukti yang ada pada polisi pecahan kaca dari toples beling yang ditendang Saidun di atas meja, serta rekaman CCTV saat Saidun menendang atas meja.

Polisi pun sudah melayangkan surat panggilan kepada Saidun, melalui Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. Surat itu juga sudah ditembuskan kepada Camat Pamulang, namun saat ini masih belum ada tanggapan.

"Surat panggilan sudah kami layangkan ke Ibu Wali Kota Tangsel. Karena beliau juga seorang pegawai negeri, sudah kita tembuskan juga melalui Camat Pamulang. Jadi, tersangka baru dipanggil," katanya.



Penulis dan Editor : Prastawan / Anang
Sumber                  : Inews